15 pintu syaitan dalam diri kita

15 pintu syaitan yang ada didalam diri kita
 

– pintu marah

– cinta dunia

– kebodohan (enggan untuk menimba ilmu)

– suka menghayal

– rakus

– bathil

– suka pada pujian

– suka berpoya-poya

– kagum pada kegagahan / kecantikan

– takut dan gelisah

– buruk sangka

– memandang rendah pada orang lain

– suka berbuat dosa

– merasa aman dari pembalasan “TUHAN”

– putus asa menunggu rahmat “TUHAN” 
  

 

 15 Senjata Menghalang Syaitan
 

– Memanjatkan Puji-Syukur (menjadi kunci pada perbuatan baik)

– Perbanyaklah berzikir

– Perbanyaklah Bersyukur

– Baca “ayat ayat suci Agama yang kamu anut”

– Jangan tidur sendirian

– Baca doa pagi dan petang

– Berkaca pada diri – mawas diri

– Sembahyang tepat waktu

– Cuci kaki dan tangan sebelum tidur

– Jangan pamerkan aurat

– Membaca doa sebelum masuk kamar kecil 

– Perbanyaklah berdialog dengan hati nurani

– Bertaubat

– Perbanyaklah baca Buku-Buku Agama

– Berdoa – memohon perlindungan Tuhan setiap pagi

 

Rumah yang Tidak Dimasuki syaitan 

– Rumah yang bersih

– Penghuni membaca “Doa” ketika memasuki rumah

– Senantiasa berzikir (ahli rumah menegakkan solat)

– Panghuninya jujur dan memenuhi janji

– Penghuninya memakan makanan yang halal (dan cara mendapatkannya halal)

– Penghuninya menjaga silaturahmi (senantiasa akur)

– Rumah yang penghuninya berbakti kepada Ibu Bapak.

  

HARI INI

Seorang bijak pernah berkata, bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang

sama sekali tak perlu kamu khawatirkan.

 

Yang pertama; hari kemarin.

Kamu tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.

Kamu tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.

Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan;

dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin.

Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja.

 

Yang kedua: hari esok.

Hingga mentari esok hari terbit, kamu tak tahu apa yang akan terjadi. Kamu tak bisa melakukan apa-apa esok hari. Kamu tak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba; biarkan saja.

Yang tersisa kini hanyalah hari ini.

Pintu masa lalu telah tertutup; pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini. Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kamu mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah hari ini.

Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit. Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.

 

Kata Bijak :

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda. Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: